Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal ini lantaran sebagian besar warga Malang, Jatim ingin melihat proses persidangan tersebut. apabila mereka datang ke Kejati, tentu tidak memungkinkan. Sehingga siaran langsung bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menyaksikan sidang.

Koordinator Tim Gabungan Aremania (TGA) Dyan Berdinandri mengatakan, harapan masyarakat sidang bisa disiarkan secara langsung.

Baca: Korban Tragedi Kanjuruhan Tagih Janji Kapolri

”Coba akan kami komunikasikan dengan Kejati Jatim lagi. Tujuannya untuk mengupayakan agar persidangan bisa live,” ujarnya, mengutip Detik.com, Jumat (13/1/2023).

Ia mengaku sangat kecewa dengan kebijakan anyar Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang melarang wartawan melakukan siaran secara live selama sidang berlangsung. Sebab, awalnya Kejati Jatim mengatakan sidang akan terbuka.

”Kami sangat menyayangkan keputusan tidak menyiarkan live sidang Tragedi Kanjuruhan, karena di awal dari Kejati Jatim mengatakan akan dilaksanakan secara terbuka,” terang Dyan.
Meski begitu pihaknya tidak akan menyerah begitu saja dan akan mengupayakan agar selain bisa live Aremania bisa ikut datang ke PN Surabaya saat persidangan pada 16 Januari 2023.Baca: Penyintas Tragedi Kanjuruhan Gelar Aksi Unjuk Rasa di Mabes Polri”Nanti kami akan berkoordinasi dengan tim hukum, baik untuk memperjuangkan agar bisa live maupun Aremania yang datang ke sana. Entah nanti hanya dibatasi kuota atau bagaimana, akan kami komunikasikan,” kata dia. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler