Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Sebab, makam tersebut terdampak pembangunan tol Banyakan, Kediri.


Abdurrohman, salah satu ahli waris makam tersebut mengatakan, sebenarnya di kompleks tersebut ada 20 makam. Tetapi yang terdampak dan dibongkar hanya 10 makam.


BacaRatusan Jasad Ditemukan Masih Utuh Saat Pembongkaran Makam di Cilegon

”Ada 10 makam yang dibongkar dan dipindahkan karena terdampak pelebaran jalan untuk akses tol,” jelasnya, mengutip Detik.com, Sabtu (14/1/2023).


Sementara itu, Camat Gampengrejo Zaenuri mengatakan, makam yang terkena imbas pelebaran jalan tersebut berada di area paling depan. Makam itu hanya sekitar 4 meter dari bahu jalan saja.


”Untuk makam lain dan masjid aman,” jelas Zaenuri.


BacaTembok Makam Longsor, Puluhan Jenazah Terlihat di Bantaran Sungai 

Dia menambahkan, proses pemindahan makam berjalan lancar tanpa ada protes dari keluarga Kiai Al Mustofa.

Bahkan keluarga dan ahli waris turut mendukung proses pembongkaran dan pemindahan makam ini.

 

Penulis: Cholis Anwar

Editor: Cholis Anwar

Sumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News