Pimpinan Ponpes di Serang Ditangkap Polisi Gegara Cabuli 5 Santriwatinya
Murianews
Senin, 20 Februari 2023 15:51:02
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kasi Humas Polres Serang Iptu Dedi Jumhaedi mengatakan, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan membujuk korban untuk dijadikan anak angkatnya.
”Tersangka membujuk atau menipu dengan berkata ke beberapa korban akan dijadikan anak angkat,” katanya mengutip Detik.com, Senin (20/2/2023).
Dedi mengungkap para korban adalah santriwati yang belajar mengaji ke MJN. Adapun usia para korban yakni 13 sampai 17 tahun. Ada korban yang dibawa MJN ke hotel untuk melakukan aksi bejatnya.
Baca: Lebih dari 1, Korban Pencabulan Penjaga Sekolah di Semarang Diduga 4 Orang
”Ada juga (korban) yang dibawa ke hotel,” ujar Dedi.
Pihaknya juga mengatakan jika aksi pencabulan yang dilakukan tersangka itu sejak Maret 2022 lalu.
Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh anggota unit PPA Satreskrim Polres pada Senin (13/2/2023) lalu pada pukul 11.00 WIB di rumah istri pertamanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



