Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Fenomena alam ini sempat terekam oleh kamera handphone milik Sekretaris SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto. Video itu pun kemuidan viral setelah diunggah di media sosial Instagram.

Surisdiyanto mengatakan dirinya yang sengaja merekam video tersebut. Video itu dia buat pada Jumat (17/2/2023) siang. Saat itu dirinya sedang memantau kondisi laut di Pantai Baron, Gunungkidul.

Baca: Bosan Sama Pantai di Jepara, Coba Deh ke Kali Bening

”Hari Jumat itu ada pemantauan kondisi air laut sekalian nelayan-nelayan menebar jala. Nah, saya lihat airnya ada warna biru dan cokelat lalu saya videokan saja,” kata Surisdiyanto mengutip Detik.com, Selasa (21/2/2023).

Surisdiyanto berujar, saat itu air laut di sisi selatan berwarna biru. Sedangkan di sisi utara tampak air berwarna cokelat sehingga membuat perairan seperti ”terbelah”.

Dia menjelaskan, fenomena itu terjadi karena meluapnya sungai bawah tanah Pantai Baron. "Sampai Minggu (19/2/2023) masih jelas, hari ini juga masih, tapi sudah tidak pekat alias tipis,” ucap Surisdiyanto.
Baca: Gua Jepang Pundong, Destinasi Wisata Bersejarah di Dekat Pantai Selatan yang Punya Spot Foto MenarikMenurut Surisdiyanto, warna cokelat itu karena meluapnya aliran sungai bawah tanah yang bermuara di Pantai Baron. Jika cuaca sudah normal dalam artian tidak turun hujan deras, dia menerangkan, warna air laut yang cokelat itu akan menjadi biru kembali.”Kondisi air seperti itu biasa terjadi saat sungai bawah tanah yang bermuara di Pantai Baron meluap. Nanti kalau cuacanya membaik warna air akan kembali normal,” tutupnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler