Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, SurabayaPLN Nusantara Power (PLN NP) memanfaatkan 10.000 ton Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari target 60.000 ton untuk mendukung pembangunan proyek infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) tahap pertama hingga Agustus 2024.

”Ini akan digunakan sebagai bahan campuran dalam berbagai proyek infrastruktur pembangunan IKN dan pendukungnya,” kata Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah di Surabaya, Jawa Timur seperti dilansir ANTARA.

Ruly menuturkan serapan tersebut akan semakin meningkat pada tahap pembangunan tahap selanjutnya seiring adanya persyaratan pemanfaatan FABA dalam pembangunan infrastruktur ini.

Beberapa proyek yang telah menggunakan FABA PLN NP melalui unit pembangkit terdekat IKN yaitu Kaltim Teluk meliputi tol IKN sejauh kilometer yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kemudian juga proyek pelindung tumbukan kapal (fender) di Jembatan Bentang Panjang Pulau Balang, proyek duplikasi jembatan Bentang Pendek Pulau Balang serta proyek jalan tol IKN segmen Karangjoang-KKT Karingau.

UP Kaltim Teluk sendiri berlokasi strategis di Kota Balikpapan, dengan kapasitas 2x110 MW dan menghasilkan Fly Ash sebanyak 150 ton per hari serta Bottom Ash sebesar 50 ton per hari.

”Dari total FABA yang dihasilkan 70 persen ditargetkan untuk dimanfaatkan dalam pembangunan IKN,” ujar Ruly.

Selain mendukung infrastruktur, FABA dari UP Kaltim Teluk turut dimanfaatkan sebagai bahan penetralisir lahan asam pada area pertanian dan media tanam pada nursery untuk penghijauan di sekitar area tol Balikpapan-IKN.

Ruly menegaskan inisiatif ini menjadi wujud nyata dukungan perusahaan terhadap pembangunan Ibu Kota Negara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

FABA bukan sekadar limbah tetapi sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

”Ini sejalan dengan upaya PLN NP dalam mewujudkan ekonomi sirkular dan mencapai target karbon netral pada 2060,” katanya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler