Kunjungi Masjid Raya Seoul, Delegasi Korea Youth Summit Jalin Budaya
Murianews
Senin, 7 Juli 2025 20:26:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Seoul – Delegasi Korea Youth Summit 2025 menyempatkan mengunjungi Masjid Raya Seoul, Seoul Central Mosque. Agend itu menjadi salah satu momen yang sangat berarti.
Di samping memberikan kesempatan bagi peserta muslim guna menunaikan ibadah, momen itu juga dimanfaatkan untuk mengenal komunitas muslim di Korea Selatan secara langsung.
Masjid di Kawasan Itaewon, Yongsan-gu itu merupakan masjid terbesar dan tertua di Korea Selatan. Tempat ibadah untuk umat Islam tersebut dibangun pada 1974 dan resmi dibuka 1976.
Menara masjid yang ikonik bertuliskan kaligrafi Arab “Allahu Akbar” menjadi penanda spiritualitas di tengah hiruk-pikuk kota modern Seoul.
Pendamping peserta dari MAN 2 Kota Malang, Yoga Ahmad Thohir menyampaikan tur ke Masjid Raya Seoul menjadi momen yang paling disyukuri.
Sebab, semua peserta muslim delegasi Korea Youth Summit 2025 diberi waktu khusus untuk menunaikan ibadah dan salat di masjid yang juga dikenal Masjid Itaewon.
”Korea Selatan bukan hanya tentang K-Pop, K-Drama, street food Myeongdong, atau Pulau Jeju, tetapi juga memiliki permata tersembunyi seperti Masjid Raya Seoul dan komunitas Muslimnya. Saya sangat bersyukur bisa membawa para delegasi untuk merasakan sisi lain dari Korea Selatan yang modern,” katanya.
Menurutnya, Masjid Raya Seoul tak sekadar tempat beribadah, namun juga menjadi pusat komunitas muslim di Seoul. Masjid tersebut juga terbuka bagi pengunjung muslim maupun non-muslim.
Rujukan Penting...
- 1
- 2



