Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus — Sebanyak 205 calon jemaah haji Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, mengikuti kegiatan pembinaan dan pendampingan kesehatan pada masa tunggu di Aula Kecamatan Kota, Sabtu (7/2/2026).

”Ini merupakan program DKK untuk persiapan jemaah haji sudah kami mulai sejak tahun 2025, yakni pemeriksaan kesehatan bagi calon jemaah haji yang akan berangkat tahun 2026,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Darsono.

Ia menjelaskan, setiap jemaah haji Kudus harus memenuhi syarat istithaah atau kemampuan menjalankan ibadah, terutama dari aspek kesehatan fisik dan mental yang diukur melalui pemeriksaan kesehatan.

Pembinaan ini, sambung dia, perlu dilakukan mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan aktivitas fisik yang cukup berat, seperti tawaf, sa’i, wukuf di Arafah, mabit di Mina, hingga lempar jumrah.

”Program pembinaan DKK bagi jemaah haji itu menyiapkan mental dan fisik. Namanya ibadah haji banyak kegiatan fisik, sehingga harus dipersiapkan sejak awal,” ujarnya.

Karena itu, Darsono menegaskan pemenuhan istithaah kesehatan menjadi hal penting bagi calon jemaah haji sebelum keberangkatan.

Libatkan tiga puskesmas... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler