Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Normalisasi Sungai Juwana dan Sungai Juana Undaan 1 (JU1) ditarget dimulai Agustus 2026 ini. Kepastian itu disampaikan Sekretaris BPBD Kudus, Syarif Hidayah.
Ia menjelaskan, mengatakan rencana normalisasi Sungai Juwana tersebut merupakan hasil audiensi BPBD Kudus dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana pada 25 November 2025.
”Normalisasi Sungai Juwana dan JU1 saat ini masih tahap perencanaan teknis. Rencananya konstruksi dimulai Agustus 2026,” ujarnya saat ditemui Murianews.com, Kamis (19/2/2026).
Ia menjelaskan, usulan itu merupakan tindak lanjut surat Bupati Kudus, Samani Intakoris tertanggal 20 November 2025 terkait penanganan banjir.
Menurut Syarif, sistem sungai di Kabupaten Kudus terbagi menjadi dua, yakni sistem Sungai Wulan dan sistem Sungai Juwana.
Sistem Sungai Juwana mencakup Sungai Londo, Jungkemi, JU1, Plumbungan, Dawe, dan sejumlah sungai kecil di wilayah timur Kudus.
”Seluruh sungai itu bermuara ke Sungai Juwana. Banjir Kudus–Pati salah satunya disebabkan Sungai Juwana yang masih dangkal,” katanya.
Ia menyebut pemerintah pusat melalui pendanaan Asian Development Bank (ADB) telah menyelesaikan normalisasi Sungai Wulan. Sisa paket pekerjaan akan dilanjutkan ke Sungai Juwana dan JU1.
Rencananya...
- 1
- 2



