Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Di sisi lain, kegiatan sosial berupa santunan dari para guru dihimpun dan disalurkan kepada siswa maupun pihak yang membutuhkan.

Dari aspek kurikulum, Waka Kurikulum MA NU Banat Kudus, Tri Mastuti, menjelaskan penyesuaian jam mengacu pada kalender pendidikan Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah. Tugas akademik diminimalkan agar siswa bisa lebih fokus menjalankan ibadah.

Kelas 12 diarahkan pada persiapan Ujian Madrasah, sedangkan kelas 10 dan 11 difokuskan pada pemantapan asesmen setelah Lebaran.

Bagi salah satu siswi MA NU Banat, Cahaya Ova Sholihah, mengaku paling menantikan pesantren mukim dan khataman.

”PR berkurang jadi tidak terlalu terbebani. Tips saya, ingat cita-cita dan usaha orang tua supaya tetap semangat belajar walau puasa,” katanya.

Penyesuaian serupa juga dilakukan di SMA 1 Kudus. Jam belajar berubah menjadi pukul 07.30–14.45 WIB dari sebelumnya 07.00–15.30 WIB. Durasi satu jam pelajaran dipangkas menjadi 30 menit.

Waka Kurikulum SMA 1 Kudus, Daviq Prasetian mengatakan kegiatan diawali tadarus dan kajian, serta ditutup dengan kegiatan serupa sebelum pulang.

”PR dikurangi, dan sekolah menggelar pesantren kilat untuk kelas 10 setiap Selasa serta kelas 11 selama dua hari di pekan terakhir puasa. Kelas 12 tidak diikutkan karena difokuskan pada persiapan UTBK,” jelasnya.

Sering Ngaji... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler