Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Bulog memastikan stok cadangan beras pemerintah di Jawa Tengah dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Saat ini, Bulog menguasai sekitar 515.722 ton beras yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga lima sampai enam bulan ke depan.

”Stok cadangan beras pemerintah yang dikuasai Bulog di Jawa Tengah mencapai 515.722 ton setara beras. Dengan penyaluran bantuan pangan sekitar 101 ribu ton, stok ini sangat cukup untuk lima sampai enam bulan ke depan,” kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati, saat ditemui di Pasar Baru Kudus, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, ketersediaan beras dipastikan terus bertambah karena saat ini wilayah Jawa Tengah sedang memasuki masa panen raya. Serapan gabah oleh Bulog juga terus meningkat.

”Rata-rata serapan saat ini sekitar 3.500 ton setara beras per hari di Jawa Tengah,” jelasnya.

Menjelang Lebaran, Bulog juga mulai menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 serta kembali menyalurkan beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

”Bulog bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri juga rutin menggelar gerakan pangan murah agar masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau,” katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat tidak panik karena stok beras dinilai sangat mencukupi.

Reporter: Wiwid Widia Yulhendrik
Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler