Kunjungan Wisata di Kudus Diprediksi Capai 1 Juta Orang saat Lebaran
Murianews
Kamis, 12 Maret 2026 21:48:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus memprediksi lonjakan drastis jumlah wisatawan pada momentum libur Lebaran 2026.
Jumlah pelancong yang berkunjung ke Kota Kretek diperkirakan akan melampaui angka satu juta orang atau mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
”Kalau melihat kondisi sekarang, kenaikan itu minimal sekitar 10 sampai 15 persen. Bahkan bisa lebih dari 20 persen dari tahun lalu,” kata Sekretaris Disbudpar Kudus, Agus Susanto saat ditemui Murianews.com, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, pada libur Lebaran tahun lalu jumlah wisatawan yang datang ke Kudus diperkirakan sekitar 800 ribu orang. Tahun ini, jumlah tersebut berpotensi meningkat hingga melampaui satu juta pengunjung.
Menurutnya, meningkatnya kunjungan wisata ini dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah kondisi infrastruktur yang semakin baik, termasuk perbaikan jalur Pantura yang memudahkan akses menuju Kudus.
”Karena infrastruktur kita yang mendukung pariwisata relatif baik dibanding daerah lain. Jalur Pantura juga sudah dibenahi,” jelasnya.
Lonjakan kunjungan wisata diperkirakan terjadi terutama di kawasan wisata religi, seperti di kompleks makam Sunan Kudus dan Sunan Muria. Namun, peningkatan paling besar diprediksi terjadi di sektor wisata nonreligi, termasuk destinasi alam dan wisata yang dikelola desa maupun swasta.
Selain itu, Kudus juga mulai menjadi salah satu titik persinggahan wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke Karimunjawa.
”Sekarang banyak yang ke Karimunjawa tidak lagi lewat Semarang, tapi lewat Kudus. Mereka berhenti dulu di Kudus untuk wisata, baru melanjutkan perjalanan,” katanya.
Tujuan wisata...
- 1
- 2



