Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Keluhan warga terkait gangguan lalat yang bersumber dari kandang ayam broiler di Dukuh Kalidoro Kidul, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, yang sempat beredar di media sosial, kini ditindaklanjuti pemerintah desa setempat.

Warga sebelumnya mengadukan persoalan tersebut kepada kepala desa pada Minggu (29/3/2026), lantaran jumlah lalat dinilai semakin banyak dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kepala Desa Bulungcangkring, Sulakim, mengatakan mediasi akan digelar pada Rabu (1/4/2026) di aula balai desa dengan melibatkan berbagai pihak.

”Warga meminta difasilitasi untuk duduk bersama dengan pengusaha kandang guna mencari solusi terbaik terkait penanganan lalat,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia menyebut, undangan telah disiapkan dan mulai disebarkan kepada pengusaha kandang ayam broiler di wilayah setempat, warga terdampak, tokoh masyarakat, RT/RW, hingga pihak kecamatan.

”Kalau tidak salah ada sekitar 17 kandang ayam di wilayah ini. Harapannya semua pihak terkait bisa hadir,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan kandang ayam tersebut sudah ada sebelum dirinya menjabat sebagai kepala desa. Sejumlah kandang juga diketahui berada dekat dengan permukiman warga.

Keluhan terkait lalat, lanjutnya, kerap muncul setiap musim panen ayam, meski biasanya tidak separah kondisi saat ini.

Masa Panen...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler