Penyakit Menular Pada Ternak Merebak, DP4 Blora Tingkatkan Pengawasan
Nathan
Rabu, 11 Mei 2022 12:59:39
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Blora – Penyakit menular pada ternak yakni, penyakit mulut dan kuku (PMK) telah mewabah di Indonesia. Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora pun meningkatkan kewaspadaan.
Kewaspadaan itu dilakukan dengan meningkatkan pengawasan lalu lintas ternak. Itu diungkapkan Kepala DP4 Blora, drh. R. Gundala Wejasena, Rabu (11/5/2022).
Menurutnya, Kabupaten Blora cukup rentan karena berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur. Ia pun sudah meminta peternak untuk tidak membeli ternak dari luar daerah lebih dulu.
Baca: Penyakit Mulut dan Kuku Ternak Mewabah, Dinas DP4 Blora Minta Peternak Tak Panik
“Cuma, tentu saja kami tidak bisa menolak misalnya sapi lewat. Melainkan kami periksa, kalau ada tanda-tanda yang mengarah kepada penyakit mulut dan kuku. Mungkin, itu yang kami tolak dan dibawa kembali lagi, tidak boleh diteruskan,” tegasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi jual beli ternak. (MURIANEWS/Kontributor Blora)[/caption]
MURIANEWS, Blora – Penyakit menular pada ternak yakni, penyakit mulut dan kuku (PMK) telah mewabah di Indonesia. Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4)