Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Blora – Jembatan penghubung antara Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo dan Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora rencananya dibangun tahun depan.

Pembangunan jembatan itu dianggarkan pada 2023 dengan nilai Rp 11,5 miliar. Itu diungkapkan Bupati Blora Arief Rohman didampingi Kepala DPUPR Blora Ir Samgautama Karnajaya.

“Alhamdulillah mimpi masyarakat Buluroto memiliki jembatan menuju Desa Tutup, Tunjungan akan kita wujudkan bersama. InsyaAllah kita bangun tahun depan (2023). Tahun ini masuk tahap perencanaan dan pembebasan lahannya,” ucap Bupati, sabtu (28/5/2022).

Baca: Desa Getas Blora Jadi Percontohan Pengolahan Lahan dengan Teknik Biosaka

Arief berharap masyarakat Buluroto yang terdampak akses jembatan ikut mendukung proses pembebasan lahannya.

“Karena ini untuk kepentingan bersama, untuk memperlancar akses penghubung Banjarejo menuju Tunjungan. Maka kami mohon masyarakat yang memiliki lahan bisa ikut mendukung pembangunan ini. Tentunya akan ada ganti rugi sesuai harga sewajarnya. Kemarin sudah kita sosialisasikan dengan Pak Kades dan DPU,” papar Bupati.
“Karena ini untuk kepentingan bersama, untuk memperlancar akses penghubung Banjarejo menuju Tunjungan. Maka kami mohon masyarakat yang memiliki lahan bisa ikut mendukung pembangunan ini. Tentunya akan ada ganti rugi sesuai harga sewajarnya. Kemarin sudah kita sosialisasikan dengan Pak Kades dan DPU,” papar Bupati.Harapannya, lanjut Bupati, jembatan di Buluroto menjadi jalan alternatif baru penghubung Banjarejo menuju Tunjungan. Terlebih menjadi akses pendidikan dan ekonomi bagi masyarakat.“Jadi pelajar dari Banjarejo yang akan sekolah ke SMAN 1 Tunjungan, SMK Negeri 1 Blora, MAN, ataupun SMK Bhakti Husada hingga SMK Muhammadiyah tidak perlu lewat Kaliwangan. Langsung lewat jembatan baru dari Buluroto menuju Tutup. Mengurangi beban lalu lintas Jembatan Kaliwangan,” terang Bupati.“Karena Buluroto ini dikenal sebagai pusatnya petani sayur seperti bayam, kangkung, daun ketela, dan lain sebagainya. Jalur ke Pasar Sido Makmur juga lebih dekat. Semoga pembangunnya bisa berjalan lancar,” pungkas Bupati. Kontributor BloraEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler