Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Blora – Sedikitnya ada enam rumah di Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan/Kabupaten Blora terancam longsor. Hal ini menyusul adanya bencana tanah longsor akibat gerusan sungai Lusi pada Jumat (27/5/2022).

Saat bencana terjadi, sudah ada rumah warga setempat yang mengalami kerusakan. Sedangkan enam rumah lainnya tersebut terancam longsor karena jaraknya cukup dekat dengan pinggir sungai Lusi.

Sementara itu dari data yang ada, dua rumah yang rusak diantaranya milik Suparno, warga RT 03 RW 03 yang rumah utamanya roboh. Sementara rumah dengan rusak sedang milik Teguh Santoso (Satawi).

Baca juga: Bupati Blora Dampingi Tim Wasev Mabes TNI Tinjau Pelaksanaan TMMD di Desa Terpencil

Sedangkan, enam rumah yang terancam jaraknya satu meter dari titik longsor. Masing-masing milik Kaswati, Sampi (Alm Sukimin), Hartoyo, Narto, Seno dan Sarwaji.

Bupati Blora Arief Rohman menyatakan, terkait bencana itu, pihaknya sudah melaporkan kejadian ini pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Rencanaya, Kamis lusa ada tinjauan dari KPSDA.

”Sudah kita laporkan. Semoga nantinya segera ditangani,” kata Arief saat meninjau lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan pada warga terdampak, Senin (30/5/2022).
”Sudah kita laporkan. Semoga nantinya segera ditangani,” kata Arief saat meninjau lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan pada warga terdampak, Senin (30/5/2022).Sejumlah pejabat ikut mendampingi bupati dalam kesempatan itu. Antara lain, Kepala PUPR Samgautama Karnajaya, Kepala pelaksana BPBD Slamet Widodo, Dinsos, dan Lurah Kedungjenar.Melihat kondisi dilapangan, Bupati minta nantinya agar segera disurvei dan dipetakan. Hal ini diperlukan guna mengantisipasi kejadian serupa terjadi ditempat lain.“Kalau dilihat di lokasi nanti bisa terjadi di bagian lainnya, yang potensi terjadi longsor. Mohon doannya semoga segera teratasi karena banyak yang terjadi di sepanjang sungai Lusi ini. Rencana kita tambah anggarannya untuk di bronjong atau seperti apa, biar bisa terselesaikan,” harap Bupati.  Kontributor BloraEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler