Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Blora – Korban pesawat jatuh di Blora, yakni Lettu Pnb Allan Safitra Indera W langsung diterbangkan menuju Lanud Iswahjudi Madiun menggunakan helikopter, Selasa (19/7/2022).
Informasi yang diterima, pencarian tubuh korban dilakukan hingga radius 10 meter sekitar jatuhnya pesawat. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Operasi pencarian korban pun dinyatakan selesai sekitar pukul 14.30 WIB. Saat ini, masih dilakukan pencarian serpihan bagian pesawat yang jatuh di sekitar lokasi kejadian.
Baca: Kotak Diduga Black Box Milik Pesawat yang Jatuh di Blora Ditemukan
Kegiatan itu sendiri melibatkan anggota TNI Lanud Iswahjudi, Kodim 0721/Blora, Polres Blora, BPBD Blora, dan dibantu warga sekitar.
Lokasi jatuhnya pesawat sendiri cukup menyulitkan proses evakuasi. Selain jauh dari pemukiman warga, lokasi jatuhnya pesawat juga memiliki medan yang curam.
Jarak antara permukiman warga dengan titik jatuhnya pesawat sekitar 5 km. Petugas sendiri memanfaatkan kendaraan roda dua untuk proses evakuasi dari lokasi jatuh ke pemukiman warga.
Adapun lokasi jatuhnya pesawat berada di tengah hutan turut Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
”Kami tadi juga membantu petugas mengumpulkan jasad pilot,” ucap Supodo, warga setempat.
Diketahui, Lettu Pnb Allan Syafitra Indera Wahyudi dinyatakan meninggal dunia dalam insiden jatuhnya pesawat T-50i Golden Eagle. Lulusan AAU 2015 dan Sekolah Penerbang TNI AU 2017 itu merupakan pilot pesawat nahas itu.
Allan dinyatakan gugur dalam bertugas. Ia meninggalkan seorang istri dan anak yang masih balita.
Pesawat buatan Korea Selatan itu jatuh setelah sebelumnya hilang kontak sekitar pukul 18.24 WIB, Senin (18/7/2022). Jet tempur itu sebelumnya lepas landas dari Lanud Iswahjudi Madiun untuk melakukan serangkaian latihan terbang malam.
Latihan malam itu melibatkan tiga skuadron Lanud Iswahjudi, yakni skuadron 15, skuadron 3, dan skuadron 14.
Kontributor BloraEditor: Zulkifli Fahmi




Proses evakuasi serpihan pesawat T-50i yang jatuh di Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. (Murianews/Kontributor Blora)[/caption]