Mbah Sastro Disebut Jadi Manusia Tertua di Blora, Usianya Bikin Geleng-Geleng
Nathan
Minggu, 11 September 2022 18:39:24
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Blora – Sastro Surip, atau akrab disapa Mbah Sastro diyakini menjadi manusia tertua di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Berdasarkan kartu identitasnya, kakek itu lahir pada 1 Juli 1919 lalu.
Jika mengacu pada KTP-nya, berarti usia Mbah Sastro sudah 103 tahun. Namun begitu, ia mengaku usianya lebih dari itu. Ia menyebut sudah berusia 115 tahun lebih.
Dari pengakuannya, ia sudah remaja saat pembangunan Waduk Tempuran. Di ketahui, Waduk Tempuran mulai dibangun sekitar 1914 lalu.
”Dulu waktu pembangun waduk tempuran saya sudah lahir dan udah remaja,” ujarnya, Minggu (11/9/2022).
Baca: Keren! Seniman Blora Sulap Pelepah Pisang Jadi Sketsa Wajah
Meski usianya sudah kelewat seabad, warga desa Plantungan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora itu juga masih memiliki pendengaran cukup baik.
Ia juga masih kuat beraktivitas di rumah. Tak hanya itu, tutur bahasanya juga masih fasih saat diajak berkomunikasi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Mbah Sastro saat melakukan aktivitas di rumahnya. (Murianews/Kontributor Blora)[/caption]
MURIANEWS, Blora – Sastro Surip, atau akrab disapa Mbah Sastro diyakini menjadi manusia tertua di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Berdasarkan kartu identitasnya, kakek itu lahir pada 1 Juli 1919 lalu.
Jika mengacu pada KTP-nya, berarti usia Mbah Sastro sudah 103 tahun. Namun begitu, ia mengaku usianya lebih dari itu. Ia menyebut sudah berusia 115 tahun lebih.
Dari pengakuannya, ia sudah remaja saat pembangunan Waduk Tempuran. Di ketahui, Waduk Tempuran mulai dibangun sekitar 1914 lalu.
”Dulu waktu pembangun waduk tempuran saya sudah lahir dan udah remaja,” ujarnya, Minggu (11/9/2022).
Baca: