Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Blora – Aksi menyunat bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) yang diduga dilakukan istri oknum kepala dusun di Kabupaten Blora menghebohkan publik.

Tindakan yang terekam video itu sampai membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Bupati Blora, Arief Rohman geram. Mereka memberi peringatan keras atas peristiwa itu.

”Kasus di Randublatung kami sepakati dilakukan pembinaan,” kata Arief Rohman, Rabu (21/9/2022).

Arief mengatakan, yang bersangkutan telah dipanggil kepolisian dan dinas. Yang bersangkutan juga sudah meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya.

”Ini sebagai peringatan jangan sampai melakukan hal ini, kalau melakukan hal ini kita sudah tidak tolerir lagi,” tegasnya.

Baca: BLT BBM Disunat, Bupati Blora Angkat Bicara

Diberitakan sebelumnya, video berdurasi sekitar 2 menit 50 detik memperlihatkan adanya sejumlah warga menyetor uang Rp 20.000 ke seorang perempuan beredar luas di masyarakat.
Diberitakan sebelumnya, video berdurasi sekitar 2 menit 50 detik memperlihatkan adanya sejumlah warga menyetor uang Rp 20.000 ke seorang perempuan beredar luas di masyarakat.Dalam video itu terlihat juga percakapan antara emak-emak yang menggunakan bahasa jawa terkait kegunaan uang tersebut.Baca: Istri Oknum Kadus di Blora Diduga Sunat BLT BBM Warga”Diambil Rp 20.000 apa enggak ikhlas sih? Nanti kalau ditanya orang lainnya, ya memang di tempatku dipotong Rp 20.000, dipakai keperluan lain. Enggak apa-apa, kasih tahu ya, enggak hanya di sini saja,” terang dia.Diketahui, peristiwa tersebut dilakukan oleh istri salah satu Kadus di Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kontributor BloraEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler