Selain dari PMI, bantuan juga datang dari Baznas, Dinsos P3A Blora, BPBD Blora, dan sejumlah stakeholder lain. Bantuan itu diserahkan Bupati Blora Arief Rohman didampingi Ketua PMI Blora Sutikno Slamet, Senin (27/3/2023) sore.
Bupati Arief Rohman berharap, bantuan itu dapat sedikit meringankan beban para korban. Arief meminta masyarakat senantiasa menjaga instalasi listrik agar tidak menyebabkan kebakaran.
’’Inikan akibat konsleting listrik. Jadi nanti kita akan coba gandeng PLN untuk sosialisasi kepada warga agar menggunakan instalasi listrik yang benar. Tidak satu tempat digunakan beberapa aliran listrik,’’ ucapnya.
Ketua PMI Blora Sutikno Slamet mengungkapkan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PMI bagi warga yang terkena bencana. Meski nilainya tidak seberapa, semoga bantuan ini bisa sedikit membantu para korban.
’’Ini komitmen PMI, ketika ada bencana kami selalu hadir membantu. Membantu semampu kami dan semoga dapat bermanfaat kepada masyarakat,’’ jelas Sutikno.
Sementara itu, Salah satu korban Surasmin mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan semua pihak kepada keluarganya.
’’Saya ucapkan banyak terima kasih buat bapak-bapak semua. Semoga senantiasa diberi kesehatan dan amalannya dibalas oleh tuhan,’’ ungkapnya.
Baca: Kebakaran Lahap Dua Rumah di Blora, Diduga dari STB JeblukDiberitakan, musibah kebakaran terjadi di Dusun Cerme, Desa Tobo, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Sabtu (25/3/2023). Insiden pada pukul 09.45 WIB itu menimpa rumah milik Surasmin (55) dan Suwarno (40), warga setempat.Kapolsek Jati Iptu Subardi menjelaskan, api kebakaran berasal dari rumah milik Surasmin. Api kemudian merambat ke rumah milik Suwarno.’’Tetangga mendengar bunyi jebluk ‘dug’. Kemungkinan STB TV yang korsleting dari rumah korban. Dalam waktu singkat api menjalar dari ruang tengah melebar ke depan dan belakang rumah. Api menjalar dengan cepat dan melebar sampai rumah Suwarno,’’ jelas Kapolsek. Editor: Zulkifli Fahmi
Murianews, Blora – Dua korban kebakaran di Desa Tobo, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Surasmin dan Suwarno mendapatkan bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora.
Selain dari PMI, bantuan juga datang dari Baznas, Dinsos P3A Blora, BPBD Blora, dan sejumlah stakeholder lain. Bantuan itu diserahkan Bupati Blora Arief Rohman didampingi Ketua PMI Blora Sutikno Slamet, Senin (27/3/2023) sore.
Bupati Arief Rohman berharap, bantuan itu dapat sedikit meringankan beban para korban. Arief meminta masyarakat senantiasa menjaga instalasi listrik agar tidak menyebabkan kebakaran.
’’Inikan akibat konsleting listrik. Jadi nanti kita akan coba gandeng PLN untuk sosialisasi kepada warga agar menggunakan instalasi listrik yang benar. Tidak satu tempat digunakan beberapa aliran listrik,’’ ucapnya.
Ketua PMI Blora Sutikno Slamet mengungkapkan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PMI bagi warga yang terkena bencana. Meski nilainya tidak seberapa, semoga bantuan ini bisa sedikit membantu para korban.
’’Ini komitmen PMI, ketika ada bencana kami selalu hadir membantu. Membantu semampu kami dan semoga dapat bermanfaat kepada masyarakat,’’ jelas Sutikno.
Sementara itu, Salah satu korban Surasmin mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan semua pihak kepada keluarganya.
’’Saya ucapkan banyak terima kasih buat bapak-bapak semua. Semoga senantiasa diberi kesehatan dan amalannya dibalas oleh tuhan,’’ ungkapnya.
Baca: Kebakaran Lahap Dua Rumah di Blora, Diduga dari STB Jebluk
Diberitakan, musibah kebakaran terjadi di Dusun Cerme, Desa Tobo, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Sabtu (25/3/2023). Insiden pada pukul 09.45 WIB itu menimpa rumah milik Surasmin (55) dan Suwarno (40), warga setempat.
Kapolsek Jati Iptu Subardi menjelaskan, api kebakaran berasal dari rumah milik Surasmin. Api kemudian merambat ke rumah milik Suwarno.
’’Tetangga mendengar bunyi jebluk ‘dug’. Kemungkinan STB TV yang korsleting dari rumah korban. Dalam waktu singkat api menjalar dari ruang tengah melebar ke depan dan belakang rumah. Api menjalar dengan cepat dan melebar sampai rumah Suwarno,’’ jelas Kapolsek.
Editor: Zulkifli Fahmi