Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolres Blora AKBP Fahrurozi mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menyebarkan imbauan pada masyarakat agar tidak berjualan maupun bermain petasan.

Imbauan itu dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan selama Ramadan. Terlebih, menjaga kenyamanan umat Islam dalam menjalankan ibadah selama Ramadan.

Baca: Korban Kebakaran di Jati Blora Dapat Bantuan PMI

’’Imbauan, larangan menjual petasan ini guna menghormati dan menjaga kesucian Ramadan. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya korban mercon atau petasan,’’ ucap Kapolres Blora, Selasa (28/03/2023).

Instruksi tersebut ditindaklanjuti Polsek Jajaran di 16 kecamatan. Di mana petugas Polsek melakukan pemantauan dengan menyambangi para penjual kembang api di wilayahnya masing-masing.

Seperti yang dilakukan di wilayah Polsek Jiken. Petugas setempat menyambangi pedagang kembang api di Kawasan Pasar Jiken serta kawasan pertokoan lainnya.

Petugas Polsek Jiken menyampaikan imbauan agar pedagang tidak menjual mercon atau petasan karena hal tersebut berbahaya dan meresahkan masyarakat.
Baca: Bupati Blora Serahkan LKPJ Akhir TP APBD 2022 ke DPRD’’Kami lakukan pengecekan dan pemantauan petasan di wilayah Kecamatan Jiken. Serta kami imbau agar para pedagang kembang api tidak menjual petasan atau mercon. Selain bisa mengganggu kenyamanan warga, petasan juga berbahaya. Jangan sampai ada korban lagi,’’ ujar Kapolsek Jiken Iptu Zaenul Arifin.Dalam pemantauannya, sampai saat ini tidak ditemukan warga yang berjualan mercon di wilayah Kecamatan Jiken.Untuk diketahui, di Kabupaten Magelang Jawa Tengah telah terjadi ledakan mercon. Insiden itu membuat 11 rumah rusak dan terdapat sejumlah korban jiwa.’’Kami tidak ingin hal tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Blora. Mari kita jaga kesucian bulan Ramadan dan jaga keamanan serta keselamatan diri. Jangan bermain dengan petasan,’’ harapnya. Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News