Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Blora – Warga di wilayah timur Jawa Tengah tak perlu jauh ke Semarang atau Surabaya untuk terbang guna menunaikan ibadah umrah. Pasalnya, Bandara Ngloram Blora, akan membuka penerbangan umrah.

Pemkab Blora melalui BPR Bank Blora Artha, BPR BKK Blora, Bank Jateng Blora dan Koperasi Karya Sejahtera meneken perjanjian kerja sama dengan perusahaan yang bergerak dibidang angkutan udara dan biro umrah, PT Jaho Mulya Sunjaya untuk melayani penerbangan umrah.

Sesuai rencana, Bandara Ngloram Blora mulai beroperasi melayani feeder umrah pada bulan November 2023.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, kerja sama ini merupakan salah satu upaya optimalisasi Bandara Ngloram.

”Kerjasama ini merupakan upaya kita dalam optimalisasi Bandara Ngloram agar ada penerbangan lagi. Harapannya bisa memancing penerbangan reguler,” katanya, di sela penandatanganan kerja sama di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Rabu (4/10/2023) malam.

Bupati optimis Bandara Ngloram akan aktif kembali melayani penerbangan reguler seiring adanya penataan Cepu Raya. Bandara Ngloram, lanjut Bupati Arief merupakan tanggungjawab bersama untuk dijaga.

Bukan hanya itu, Bupati yang akrab disapa Mas Arief itu mengungkapkan berbagai upaya telah dilakukan untuk optimalisasi. 

Selain mengajak Bank Daerah, pihaknya akan mengajak juga para penyedia jasa travel umrah.

”Di sini jamaah umrah cukup signifikan, kita nanti juga ajak kerja sama dengan travel umrah biar ada kesinambungan,” ucapnya.

Ia juga berharap dengan adanya program feeder umrah di Bandara Ngloram dapat mengerakkan ekonomi.

”Semoga ini bermanfaat, dan jemaah umrah Blora semakin meningkat sekaligus dapat menggerakkan ekonomi. Semoga program ini berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara Arifah Mulyani, Direktur PT Jaho Mulya Sunjaya, mengungkapkan alasannya memilih Bandara Ngloram sebagai bandara feeder umrah. Menurutnya, potensi calon jemaah umrah di Kabupaten Blora dan sekitarnya cukup banyak.

”Dengan begitu bandara akan aktif mungkin insyaallah selama setahun menjadi bandara feeder kemudian penerbangannya berjadwal insyaallah ke depan akan menjadi reguler. Setelah reguler akan semakin rutin dan harga tiketnya pun akan murah dan terjangkau oleh masyarakat,” tambahnya.

Editor: Ali Muntoha

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler