Mendengar penjelasan tersebut, Bupati Arief Rohman pun menyambut baik dan siap mendukung program yang akan dijalankan FKM Undip di Kabupaten Blora sejak Maret hingga Oktober 2025 itu.
”Oke siap. Kami siap mendukung dan kalau perlu ke Jakarta saat paparan bisa tolong dijadwalkan. InshaAllah kami siap ikut. Pendampingan inikan tujuannya untuk menyelaraskan program Kesehatan Kabupaten, Provinsi dan Pusat, agar bisa secara vertikal gamblang prioritasnya,” ucap Bupati.
Tidak hanya dosennya saja, Bupati berharap agar mahasiswa FKM Undip juga bisa diterjunkan ke Kabupaten Blora melalui program KKN Tematik.
“Kesehatan memang menjadi salah satu fokus pembangunan kami kedepan. Akan lebih baik lagi jika mahasiswa FKM Undip juga bisa datang ke Blora untuk melaksanakan KKN tematik. Membantu kami menyadarkan masyarakat agar berperilaku hidup sehat,” tambah Bupati.
Murianews, Blora – Bupati Blora Arief Rohman menerima kunjungan tim dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro atau FKM Undip pada Senin (24/3/2025).
Mereka akan melaksanakan kegiatan penelitian, pengabdian dan pendampingan di Kabupaten Blora. Yakni Pendampingan Tata Kelola Program Kesehatan tahun 2025 di Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora.
Tim yang diketuai oleh Ayun Sriatmi itu diterima Bupati Blora Arief Rohman bersama Kepala Dinkesda, Edy Widayat, di ruang tamu Kantor Bupati Blora. Di sini Ayun Sriatmi menyampaikan tujuan penelitian, pengabdian dan pendampingan yang akan dilaksanakan hingga Oktober 2025 nanti.
”Kami ditugaskan pimpinan untuk bisa memberikan menfaat kepada daerah. Yang mana kami mendapatkan tugas ke Blora, Grobogan, Kota Magelang dan Batang,” ucap Ayun.
Selama melaksanakan pendampingan ini, sambung dia, pihaknya juga akan mendampingi Penyusunan Renja 2026 dan Renstra SKPD Dinas Kesehatan Daerah 2025-2030.
”Termasuk sinkronisasi, keterkaitan dengan visi misi daerah, program provinsi dan pusat agar selaras,” tambah Ayun.
Menurutnya, fasilitasi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip Semarang tidak hanya menyusun secara sistematikanya saja. Namun juga keselarasan dengan program provinsi dan pusat.
”Di pertengahan kegiatan akan dilaporkan pemaparan ke Kementerian Kesehatan, Kemendagri, Bappenas dan Perguruan Tinggi, sekitar bulan Oktober di Jakarta. Nanti Pak Bupati bisa mengikuti saat paparan. Sebagai bentuk konkret dukungan pimpinan daerah. Fokusnya ketika mengajukan program, justifikasi nya jelas, untuk visi misi yang mana,” lanjut Ayun.
Mendukung baik...
Mendengar penjelasan tersebut, Bupati Arief Rohman pun menyambut baik dan siap mendukung program yang akan dijalankan FKM Undip di Kabupaten Blora sejak Maret hingga Oktober 2025 itu.
”Oke siap. Kami siap mendukung dan kalau perlu ke Jakarta saat paparan bisa tolong dijadwalkan. InshaAllah kami siap ikut. Pendampingan inikan tujuannya untuk menyelaraskan program Kesehatan Kabupaten, Provinsi dan Pusat, agar bisa secara vertikal gamblang prioritasnya,” ucap Bupati.
Tidak hanya dosennya saja, Bupati berharap agar mahasiswa FKM Undip juga bisa diterjunkan ke Kabupaten Blora melalui program KKN Tematik.
“Kesehatan memang menjadi salah satu fokus pembangunan kami kedepan. Akan lebih baik lagi jika mahasiswa FKM Undip juga bisa datang ke Blora untuk melaksanakan KKN tematik. Membantu kami menyadarkan masyarakat agar berperilaku hidup sehat,” tambah Bupati.
Editor: Anggara Jiwandhana