Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Blora – Lima orang santriwati dari Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidzul Qur'an Al Maa'uun Blora, masih terus dalam pencarian setelah dilaporkan hanyut di Sungai Lusi, Kedungjenar, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Kamis (11/12/2025) pagi WIB. Upaya pencarian masih terus dilakukan.

Sebelumnya, pada Kamis (11/12/2025) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, dilaporkan ada 8 orang santri atau pelajar yang hanyut di Sungai Lusi. Mereka mengalami insiden ini setelah bermain-main di bantaran Sungai Lusi.

Saat kejadian, warga yang mendengar suara minta tolong sempat memberikan upaya penyelamatan. Sebayak tiga santriwati dikabarkan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara lima santriwati yang hanyut, hingga saat ini masih terus dalam upaya pencarian.

BPBD Blora dan Tim Gabungan bersama warga masyarakat sekitar masih terus berusaha melakukan pencarian 5 santriwati yang hilang di Sungai Lusi Blora ini. Hingga Kamis (11/12/2025) siang upaya pencarian masih dilakukan dengan melakukan penyisiran sungai Lusi.

Dalam pencarian ini, BPBD Blora dan Tim Gabungan sudah mengerahkan sejumlah peralatan, seperti perahu karet dan jaring. Namun hingga berita ini dilansir, upaya pencarian yang dilakukan belum membuahkan hasil.

Kejadian ini masih terus dilakukan penaganan. Sejumlah upaya masih terus dilakukan untuk bisa segera menemukan lima orang yang masih dinyatakan hilang di Sungai Lusi ini.

Menurut informasi dari warga, 8 santriwati sebelumnya diketahui tengah berkunjung ke salah satu rumah uztad mereka. Di sela-sela kunjungan tersebut mereka kemudian memutuskan bermain di bantaran Sungai Lusi.

Sekitar pukul 06.00 WIB, warga mendengar teriakan-teriakan minta tolong. Beberapa warga kemudian berusaha melakukan upaya pertolongan. Namun dari 8 orang yang hanyut, hanya 3 santri yang berhasil diselamatkan.

Sungai Lusi, saat ini kebetulan tengah memiliki arus yang sangat kuat setelah malam sebelumnya turun hujan. Sehingga diduga kuat, para santriwati yang belakangan diketahui berasal dari MBS Tahfidzul Qur'an Al Maa'uun Blora ini hanyut terbawa arus Sungai Lusi.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler