Bupati Arief Rohman Terima Gelar Kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung
Nathan
Selasa, 27 Januari 2026 19:35:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Surakarta – Bupati Blora Arief Rohman resmi menyandang gelar kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari Praja Mangkunegaran.
Gelar tersebut diberikan langsung oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario (KGPAA) Mangkunegoro X dalam prosesi sakral di Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran, Selasa Wage (27/1/2026).
Penganugerahan ini bertepatan dengan peringatan naik takhta ke-4 atau Hajad Dalem Wilujengan Tingalan Jumenengan ingkang kaping sekawan.
Acara tersebut berlangsung khidmat dengan kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah tokoh nasional dan pejabat publik lainnya.
Pemberian gelar kehormatan ini tertuang dalam Piagam Kekancingan nomor 2026.kanjeng.002. Dengan anugerah tersebut, nama sang Bupati kini secara resmi tertulis sebagai Kanjeng Raden Tumenggung Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.
Usai menerima kekancingan, Bupati Arief Rohman yang tampil gagah mengenakan beskap hijau pastel dan blangkon gaya Surakarta, menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia menegaskan, gelar ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Blora.
”Terima kasih kepada Gusti Bhre (KGPAA Mangkunegoro X) atas kepercayaan ini. Karena secara historis Blora juga masuk wilayah pengaruh Mangkunegaran, kami akan bersinergi membangun Blora melalui pelestarian seni dan kebudayaan bersama Mangkunegaran,” tutur KRT Arief Rohman.
Dalam sambutannya, KGPAA Mangkunegoro X menekankan pentingnya menata batin dan menjaga etika sosial (totokromo) sebagai fondasi kehidupan.
Mangkunegaran...
- 1
- 2



