Puncak HPN 2026 : Bupati Blora Raih Anugerah Kebudayaan Dari PWI Pusat
Nathan
Senin, 9 Februari 2026 17:11:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Banten - Bupati Blora, H Arief Rohman meraih penghargaan Anugerah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Penghargaan tersebut diserahkan pada Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 di halaman Masjid KP3B Kota Serang, Provinsi Banten, Senin (9/2/2026).
Bupati Blora menjadi salah satu penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat bersama 10 kepala daerah lainnya di Indonesia. Penetapan sebagai penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat untuk Bupati Blora setelah dinilai mampu mampu mengangkat dan mengaktualisasikan nilai-nilai kearifan lokal di Kabupaten Blora.
Selain Bupati Blora, penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Tahun 2026 juga diberikan kepada Wali Kota Samarinda, Wali Kota Malang, Bupati Temanggung, Bupati Lampung Utara, Wali Kota Mataram, Bupati Manokwari, Bupati Padang Pariaman, Buoati Manggarai, dan Bupati Labuhanbatu.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan, Anugerah Kebudayaan diberikan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan daerah sebagai bagian dari strategi pembangunan.
“Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat ini merupakan bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang mampu menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan utama dalam pembangunan, sekaligus menjaga identitas dan jati diri bangsa,” ujarnya.
Penghargaan Anugerah Kebudayaan tersebut diberikan setelah melalui sejumlah tahapan penilaian yang ketat. Mulai dari pengumpulan proposal, presentasi, hingga sesi tanya jawab, oleh tim juri yang terdiri dari unsur PWI, budayawan, pekerja seni, dan akademisi.
Dari seluruh proses tersebut, Kabupaten Blora dinyatakan lolos dan berhak menerima trofi Anugerah Kebudayaan pada puncak peringatan HPN 2026. Atas penghargaan itu, Bupati Blora Arief Rohman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelestarian kebudayaan di Kabupaten Blora.
“Terima kasih atas kerja keras seluruh Tim Kebudayaan Kabupaten Blora. Penghargaan ini bukan hanya untuk kami, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kabupaten Blora,” ujar Bupati Arief Rohman.
Penghargaan ini diharapkan semakin memotivasi Pemerintah Kabupaten Blora bersama seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan kebudayaan lokal sebagai spirit pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Editor: Budi Santoso



