Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Jamaludin mengatakan, dua desa itu telah mengajukan permohonan bantuan air bersih. Namun demikian ia menyatakan kelangkaan air bersih di desa tersebut belum parah. 

"Dengan kondisi itu maka bantuan air yang dikirimkan sejumlah satu tangki air dalam kurun waktu sepekan. Rencananya, bantuan akan dikirim pekan depan," ujarnya, Kamis (13/7/2017).

Ia melanjutkan, jika kondisi krisis air bersih meluas dan para, frekuensi droping tentu saja akan ditambah. Jamaludin menyebut, droping air akan melihat seberapa besar kebutuhan dari warga. Untuk memenuhi permintaan, BPBD Jepara akan melibatkan depo air guna memasok kepada warga.

Adapun, anggaran yang disiapkan untuk bantuan air untuk tahun ini sebesar Rp 22 juta. Jika  kekeringan meluas, pihaknya melalui Pemkab Jepara kemungkinan besar bisa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) dari BNBP. Namun demikan, untuk menggunakannya, Pemerintah Kabupaten terlebih dahulu harus mengumumkan keadaan siaga bencana kekeringan terlebih dahulu.Pihaknya telah memetakan beberapa daerah yang rentan kekeringan. Di antaranya, Raguklampitan, Rajekwesi, Tunngul, Pandean, Bate Gede, Kedung Malang, Karangaji, Gerdu, Kaliombo, Sinanggul dan Kepuh.  "Namun demikian, hingga medio bulan Juli 2017 baru dua desa itu yang mengajukan bantuan air bersih," papar Jamaludin.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler