Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Panggung wayang kulit itu digelar di Alun-Alun Purwodadi dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke 297. Wayangan yang digelar hingga Jumat (10/3/2023) pagi itu juga disiarkan secara langsung melalui live streaming Youtube Pemkab Grobogan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan Ngadino mengatakan, pagelaran wayang kulit diadakan untuk lebih mengoptimalkan pelestarian budaya di Kota Kedelai.

Baca: Jadi Runner Up LSD di Jateng, Ini Kata Disnakkan Grobogan

’’Ini juga memberi kesempatan masyarakat untuk turut melestarikan budaya bangsa. Selain itu juga pagelaran wayang kulit diselenggarakan untuk menunjang visi-misi di bidang budaya,’’ ujarnya.

Diharapkan, dengan pagelaran wayang kulit ini juga membantu regenerasi pengembangan budaya bangsa, khususnya wayang kulit. Dengan begitu, salah satu kesenian khas Indonesia ini tidak punah.
Diharapkan, dengan pagelaran wayang kulit ini juga membantu regenerasi pengembangan budaya bangsa, khususnya wayang kulit. Dengan begitu, salah satu kesenian khas Indonesia ini tidak punah.Sementara itu, Bupati Sri Grobogan menyampaikan, diselenggarakannya Pagelaran Wayang Kulit ini menjadi bagian dari serangkaian peringatan Hari Jadi yang dimulai sejak Februari 2023 lalu. Mulai dari Ziarah Makam Leluhur, Jamas Pusaka, kemudian Boyong Grobog.’’Ada juga Karnaval Budaya, kemudian masih ada pameran keris, pagelaran ketoprak. Kegiatan ini dimaksudkan juga untuk memupuk rasa cinta kepada kesenian, khususnya generasi muda sebagai penerus,’’ kata Bupati. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler