Banjir Akibat Limpasan Sungai Tuntang, 1491 Rumah di Grobogan Terdampak
Saiful Anwar
Rabu, 29 Maret 2023 13:45:41
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Perinciannya, di Kecamatan Kedungjati, enam desa terdampak yakni Kedungjati (81 rumah), Klitikan (93 rumah), Deras (150 rumah), Kalimaro (90 rumah), Jumo (147 rumah) dan Wates (900 rumah).
Sementara, satu desa yang di Kecamatan Gubug, yakni Penadaran juga dilaporkan terdapat 30 rumah tergenang.
Baca: Tanggul Sungai Tuntang di Tinanding Grobogan Nyaris Jebol 100 Meter
Kepala Pelaksana BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, kedalaman banjir di rumah warga rata-rata 50 cm. Paling dalam mencapai satu meter. Meski begitu, dia menyatakan seluruh banjir yang menggenangi rumah sudah sepenuhnya surut.
’’Kira-kira sudah hilang, sudah tidak ada yang tergenang,’’ kata Endang.
Selain rumah warga, banjir juga sempat menggenangi Jalan Raya Purwodadi-Semarang, tepatnya di sekitar Jembatan Tuntang dan Bundaran Gubug.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



