Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Erni Eswati, pembuat makanan camilan itu menamainya kue lumpur bakar Purwodadi. Dia membuka outlet di Jalan Pemuda, Purwodadi sejak beberapa pekan lalu.

Warga Desa Depok, Kecamatan Toroh, Grobogan itu memilih kue lumpur bakar karena kebetulan di Purwodadi sepengetahuannya belum ada yang menekuninya. Dia pun optimis kue lumpur bakarnya bisa bersaing sebagai camilan oleh-oleh khas Purwodadi.

Baca: Pisang Kekinian di Kudus Ini Bisa Jadi Pilihan Takjil Ramadan

’’Di Purwodadi ini kan saya lihat belum ada. Saya ingin cari sesuatu yang unik, yang belum ada,’’ kata Erni, Sabtu (1/4/2023).

Bahan kue lumpur bakar versi Erni secara umum sama dengan kue lumpur yang sudah ada di beberapa daerah. Yakni tepung terigu, tepung beras, santan, telur, vanili dan garam.

’’Semuanya dicampur dan dibuat menjadi adonan. Kemudian dimasukkan ke dalam cetakan yang sudah dipanaskan,’’ jelasnya.

Uniknya, pada saat adonan dimasak di atas kompor, di bagian atas cetakan tadi ditaruh arang panas.

Arang dengan bara api itu sendiri berada di wadah semacam panci dengan desain sedemikian rupa, sehingga pas saat diletakkan di atas cetakan kue lumpur. Tunggu hingga 10-15 menit, dan kue lumpur bakar siap disajikan.Baca: Curi Kayu Hutan, Dua Warga Juworo Grobogan Diamankan PolisiAda beberapa toping untuk menambah cita rasa kue lumpur bakarnya. Antara lain keju, kelapa muda, nangka, cokelat, hingga jagung manis.Erni membandrol per 10 kue lumpur bakarnya seharga Rp 25 ribu. Pelanggan bisa membelinya secara ecer atau satuan, dengan harga Rp 3000 per biji.’’Per satunya kalau mau beli Rp 3000. Tapi saya biasanya jual per kotak, isinya 10 buah, Rp 25 ribu,’’ katanya.Kue lumpur bakar yang bercita rasa manis legit cocok disantap sebagai menu takjil. Apalagi ditemani secangkir teh, niscaya akan menambah kenikmatan. Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler