Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pria itu tersambar petir sekitar pukul 13.00 WIB. Korban mengalami luka bakar akibat sambaran petir di bagian kepala.
Kapolsek Gabus AKP Wibowo mengatakan, awal mula kejadian saat korban bersama dua temannya bekerja di sawah milik Rusdiyanto di Desa Karangrejo, Gabus, tepatnya di Dusun Kedungwaru.
Korban saat itu telah selesai memanen padi. Padi pun telah diikat dengan tali, dan diangkat menggunakan pikulan. Padi itu dinaikkan ke atas sepeda motor korban untuk dibawa ke rumah pemilik sawah.
”Saat dua rekannya, yakni Supriyanto dan Sukarno hendak berjalan, keduanya melihat korban gagal menyalakan motornya. Oleh rekan-rekannya, korban diminta untuk menunggu dan akan disusul oleh mereka," terangnya.
Baca: 2 Remaja Perempuan di Klaten Tersambar Petir, Satu Meninggal
Ketika itu cuaca sedang mendung diikuti suara petir yang menggelelar. Korban tiba-tiba roboh dan tertimpa sepeda motor.
Kedua rekannya kemudian kembali mendekati korban. Keduanya melihat luka bakar di bagian belakang kepala korban.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



