Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolsek Purwodadi AKP Dedy Setyanto mengatakan saat ditemukan tak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Korban diduga meninggal karena sakit.

Diketahui, pria tersebut berinisial Sp (58), warga Dusun Suson, Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Korban pertama kali ditemukan petugas kebersihan pukul 06.30 WIB.

‘’Petugas kebersihan tersebut takut, kemudian memanggil rekannya hingga akhirnya (peristiwa itu) dilaporkan ke kepolisian. Setelah menerima laporan tersebut, petugas piket kemudian mengecek TKP. Benar, terdapat seorang lelaki terlentang di dalam Taman Segitiga Emas,’’ terangnya.

Baca: Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Karanganyar, Bikin Heboh Warga

Kapolsek menambahkan, berdasarkan hasil olah TKP, diketahui korban berada di bagian kanan bawah patung kuda dengan memakai baju hem lengan panjang kotak-kotak. Kemudian memakai kolor panjang berwarna abu-abu, dan topi korban.

’’Di dekat tubuh korban juga didapati alat bantu berjalan. Dari hasil pemeriksaan juga didapati bercak darah di bekas muntahan korban,’’ lanjutnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menyebut, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal dua jam sebelum ditemukan karena menderita suatu penyakit.’’Ada beberapa obat yang juga ditemukan di dekat korban. Korban diduga meninggal karena sakit,’’ kata Kapolsek.Baca: Bikin Geger! Warga Latak Grobogan Temukan Mayat Bayi Usia Lima Hari di Saluran Air Kapolsek menyatakan, pihaknya telah menghubungi anak korban di Semarang. Korban diketahui sudah berpisah dengan istrinya dan hidup menggelandang.Anak korban menyatakan telah menerima meninggalnya korban dan menolak jenazah korban dilakukan autopsi. Jenazah pun telah diserahkan kepada pihak keluarga. Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler