Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Grobogan Heru Dwi Cahyono mengatakan, total anggaran perbaikan gedung SD rusak tersebut senilai Rp 40 miliar.

”Untuk tahun ini ada 41 yang akan diperbaiki dengan anggaran Rp 40 miliar. Tendernya masih dalam proses,” ujarnya, Sabtu (17/6/2023).

Baca juga: Siswa SDN 1 Asemrudung Grobogan Belajar di Bawah Atap yang Disangga Bambu

Heru menambahkan, dalam pendataan yang dilakukan sebelumnya, ada 148 gedung SD rusak. Setelah 41 gedung diperbaiki tahun ini, sisanya akan diperbaiki tahun berikitnya.

”Sisanya akan diperbaiki tahun berikutnya, di tahun 2024. Kalau masih belum selesai, akan dilanjutkan tahun 2025,” imbuhnya.

Perbaikan gedung SD tersebut, termasuk SDN 1 Asemrudung di Kecamatan Geyer yang viral beberapa waktu lalu. Untuk SD tersebut akan diperbaiki dengan anggaran sebesar Rp 860 juta.”Termasuk yang di Asemrudung. Nanti akan diperbaiki sesuai standar, layak,” imbuhnya.Sebelumnya diberitakan, Pemkab Grobogan melakukan pendataan seluruh SD rusak. Pemkab meminta kepala sekolah masing-masing memaparkan kondisi bangunan.Dari hasil paparan tersebut, kemudian diketahui jumlah bangunan SD dalam kondisi rusak terdapat 148 unit. Pemkab Grobogan pun berkomitmen memperbaikinya secara bertahap. Editor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler