Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Slamet Widodo mengatakan, kondisi yang dialami Sumarlan disebabkan banyak hal, salah satunya faktor genetik.

“Ya faktor banyak, genetik jelas. Ditambah dengan pola makan dan pola hidup juga menambah terjadinya obesitas,” ujarnya, Sabtu (1/7/2023).

BacaSumarlan Obesitas asal Ngrandu Grobogan Berbobot 150 Kg, Keluarga Ungkap Kondisinya

Adapun upaya yang dilakukan pihaknya, selain mengedukasi juga akan memantau kondisi yang bersangkutan. Sebelumnya, pihak puskesmas juga telah melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan.

“Tentunya edukasi ke pasien dan keluarga. Pemantauan lewat nakes di desa,” imbuhnya.

Sebelumnya, pihak Dinas Sosial Grobogan menyatakan siap memberikan pelayanan kepada Sumarlan. Yakni terkait administrasi jaminan kesehatan atau yang lainnya apabila memang dibutuhkan.
”Intinya pemerintah hadir. Kalau memang perlu mengurus untuk pemeriksaan kesehatan, atau lainnya kami siap. Kalau mungkin butuh perlengkapan seperti tikar dan lainnya juga kami siap memfasilitasi,” ungkap Kepala Dinas Sosial Grobogan Edy Santoso.Sebagaimana diberitakan, Sumarlan, pria obesitas disebut-sebut memiliki bobot hingga 200 kilogram dievakuasi dari Jakarta ke Grobogan. Keluarga menyebut berat Sumarlan hanya kisaran 150 kg saja, namun pihak keluarga melarang wartawan mengambil gambar yang bersangkutan.BacaDuh, 11 Persen Balita di Kudus Alami ObesitasSumarlan tiba di rumah yang disiapkan dalam dua hari itu di Dusun Pepe, Desa Ngrandu, Kecamatan Geyer, Grobogan, pada Kamis (29/6/2023) malam. Kondisinya dikatakan keluarga baik-baik saja, meski tak bisa berjalan. Editor: Cholis Anwar

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler