Tak Lagi Jabat Sekda Grobogan, Segini Kekayaan Sumarsono
Saiful Anwar
Jumat, 1 September 2023 15:37:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Moh Sumarsono resmi purna tugas alias pensiun dari jabatan Sekretaris Daerah (sekda) Grobogan, Jawa Tengah, dan sebagai PNS per Jumat (1/9/2023) hari ini. Posisinya digantikan Anang Armunanto yang sebelumnya menjabat Kepala BPPKAD.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHPKN) yang diunggah ke laman https://elhkpn.kpk.go.id/, harta kekayaan Moh Sumarsono pada akhir 2022 yakni sebesar Rp 3.641.860.721.
Sumarsono tercatat memiliki tanah dan bangunan senilai Rp 1.700.000.000. Rinciannya, tanah seluas 1160 m2 di Grobogan hasil warisan, tanah seluas 460 m2 di Grobogan hasil warisan, tanah dan bangunan seluas 305 m2 (tanah)/300 m2 (bangunan) di Grobogan senilai Rp 500.000.000 hasil sendiri.
Kemudian Sumarsono juga memliki tanah dan bangunan seluas 565 m2/300 m2 di Grobogan hasil warisan senilai Rp150.000.000, serta tanah seluas 450 m2 di Sukoharjo hasil sendiri senilai Rp750.000.000 hasil sendiri.
Sumarsono diketahui hanya memiliki sebuah mobil, yakni Honda CR-V tahun 2015 hasil sendiri senilai Rp 200.000.000. Selain itu, dia juga tercatat memiliki harta bergerak senilai Rp 308.000.000, kas dan setara kas senilai Rp 1.433.860.721.
Dengan demikian, total harta kekayaannya Sumarsono yakni sebanyak Rp 3.641.860.721.
Dari data LHKPN KPK diketahui pula, Sumarsono pertama kali melaporkan harta kekayaannya pada 2009 lalu saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Grobogan. Saat itu, harta kekayaannya sebesar Rp 845.766.870.
Pada 2010, Sumarsono melaporkan harta kekayaannya sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD). Harta kekayaannya hanya naik sedikit dibanding tahun sebelumnya, tepatnya Rp 848.109.195.
Sumarsono mulai melaporkan hartanya ke LHPKN sebagai Sekda Grobogan pada 2017. Saat itu, harta kekayaannya yakni RP 3.046.687.540.
Sumarsono sebenarnya pensiun pada Oktober 2023, namun ia mengajukan pensiun dua bulan lebih cepat karena berencana mendaftar sebagai komisaris BPR BKK Purwodadi.
Editor: Ali Muntoha



