Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Dua gudang kayu jati di Dusun Jati Tengah, Desa Pelem, Kecamatan Gabus, Grobogan, Jawa Tengah terbakar, Rabu (11/10/2023) malam. Kerugian dalam kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 350 juta.

Kedua gudang itu diketahui milik Parjo dan Agus Budi Wahyono, warga setempat. Kebakaran itu pertama kali diketahui warga yang melihat api membumbung tinggi dari gudang kayu milik Parjo sekitar pukul 21.40 WIB.

Kasatpol PP Grobogan Nurnawanta menjelaskan, warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memberitahukan kepada warga sekitar. Warga kemudian berbondong-bondong melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

”Tapi karena kondisinya musim kemarau, air sulit, dan gudang terbuat dari kayu jati, api terus membesar sampai merembet ke gudang milik Agus Budi,” katanya, Kamis (12/10/2023).

Tim pemadam kebakaran yang mendapat laporan pun langsung datang ke lokasi dan melakukan pemadaman. Tim damkar baru kembali ke markas di Wirosari sekitar pukul 02.30 WIB, atau Kamis dini hari.

Dalam kebakaran tersebut, kerugian dari kebakaran gudang milk Parjo ditaksir sekitar Rp 200 juta. Sedangkan, kerugian Agus Budi sekitar Rp 150 juta.

”Penyebab kebakaran karena korsleting listrik di gudang milik Parjo,” tambahnya.

Atas kejadian itu, pihaknya pun meminta kepada masyarakat untuk senantiasa waspada akan potensi kebakaran. Baik itu rumah, gudang, maupun lahan yang belakangan juga marak terjadi.

 

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler