Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan - Rumah Tarmono (71), warga Desa Tlogorejo, Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah terbakar, Jumat (12/1/2024) malam. Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik.

Kapolsek Tegowanu AKP Danang Esanto mengatakan, kebakaran bermula ketika kakek pemilik rumah itu mendengar suara "pletek-pletek" di suatu tempat. Sang kakek sempat mengira itu suara hujan.

"Kakek Tarmono sempat keluar rumah dan bertanya ada ada hujan, namun ternyata sedang tidak hujan. Kemudian dia mengecek bagian belakang rumah, ternyata ada yang terbakar," terangnya.

Mengetahui ada bagian rumah yang terbakar, kakek itu kemudian meminta tolong kepada warga sekitar. Sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran, warga memadamkan api dengan alat seadanya.

"Beberapa saat kemudian, petugas datang dan segera memadamkan api," terangnya.

Akibat kejadian tersebut, Kakek Tarmono mengalami kerugian sekitar Rp30 juta. Kebakaran itu diduga kuat karea disebabkan terjadi korsleting listrik.

"Ada bukti meteran listrik yang terbakar," tandasnya.

Bagian belakang rumah Tarmono yang terbuat dari kayu sebagian terbakar. Beruntung api yang berkobar bisa segera tertangani sehingga tidak menyebar ke seluruh bagian rumah. 

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler