Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni mengungkapkan alasan anaknya, Indri Agus Velawati tak jadi maju di Pilkada 2024. Menurutnya, anaknya yang kini menjabat kepala Dinsos Grobogan itu masih butuh lebih banyak pengalaman.

Sosok yang juga Ketua DPC PDIP Grobogan itu mengatakan, pihaknya mencari sosok yang lebih siap untuk mengarungi Pilkada yang dihelat pada 27 November nanti.

”Ini kan ditawarkan keluarga. Saya cari yang lebih siap, lebih baik. Mbak Indri kan masih umurnya masih muda, 39. Perlu pengalaman,” katanya kepada Murianews.com baru-baru ini.

Meski demikian, dia mengakui pihaknya sengaja memunculkan beberapa nama untuk melihat respon publik. Menurutnya, hal itu merupakan salah satu strategi politik.

”Dilempar begini bagaimana, dilempar begini bagaimana, tarik lagi. Begitu strategi politik,” imbuh bupati dua periode itu.

Selain anak kandungnya, nama yang sempat muncul yakni menantunya, Agus Sudiharto. Agus dalam beberapa kali kesempatan tampak muncul di acara yang digelar Pemkab Grobogan.

Selain itu, ada baliho Agus terpampang bersanding dengan Sri Sumarni di beberapa titik di Purwodadi. Publik pun mengira Agus benar-benar akan maju di Pilkada nanti.

Isu tersebut kemudian patah menyusul kader PDIP Grobogan Setyo Hadi atau yang dikenal warga Grobogan dengan sebutan “Baja Hitam” itu mendaftarkan diri sebagai cabup di DPD Nasdem Grobogan pada pekan lalu.

Menurut Sri Sumarni, Setyo Hadi adalah sosok yang sengaja dipersiapkan. Hal itu pula yang membuat Ketua Badan Pemenangan DPC PDIP Grobogan tersebut tidak maju lagi sebagai caleg anggota DPRD Grobogan pada  Pemilu Februari 2024 lalu.

Dia membeberkan, Hadi yang merupakan adik kandungnya itu sudah memiliki pengalaman yang mumpuni. Selain pernah menjadi kepala desa dua periode, dia juga saat ini menjabat anggota DPRD Grobogan.

Hadi sendiri pada Pilkada Grobogan 2024 nanti akan berpasangan dengan Ketua DPC Gerindra Grobogan Sugeng Prasetyo. Sebelum-sebelumnya, Sri Sumarni memang kerap mengatakan bahwa Sugeng Gerindra sudah menjalin komunikasi dengan pihaknya secara intens.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler