Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, GroboganKebakaran melanda rumah Suci, warga Desa Sukorejo Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Senin (29/7/2024) pagi. Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 300 juta.

Kapolsek Tegowanu Iptu Setyo Budi menerangkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB. Awalnya, kejadian itu diketahui salah satu penghuni rumah, Emi.

’’Rumah itu dihuni empat orang. Salah satu anggota keluarga, Emi, saat akan menidurkan anaknya tiba-tiba mendengar suara seperti letusan,’’ ujar dia.

Suara itu terdengar di bagian depan rumah. Kapolsek menyebut, Emi kemudian mengecek sumber suara tersebut. Saat itu sudah ada api yang berasal dari kabel listrik di bagian depan rumah.

Kapolsek menerangkan, Emi kemudian menggendong putrinya dan memberitahu anggota keluarga lain yang sedang di kamar mandi. Emi kemudian berteriak bahwa ada kebakaran untuk memberitahukan warga sekitar.

’’Kejadian itu kemudian dilaporkan tetangga kepada pemadam kebakaran,’’ imbuhnya.

Tetangga yang mendengar teriakan Emi pun langsung membantu memadamkan. Namun, api semakin membesar dan merampat ke rumah bagian tengah yang terbuat dari kayu.

’’Sekira pukul 09.00 WIB, dua unit pemadam kebarakan datang dan membantu melakukan pemadaman,’’ bebernya.

Kapolsek mengatakan, rumah yang terbakar yakni berbentuk limasan dengan ukuran 9x15 meter. Kerugian yang diderita pemilik rumah sekitar Rp 300 juta.

Sekitar pukul 10.30 WIB, api berhasil dipadamkan. Kapolsek menyatakan, seorang penghuni rumah sempat terpercik api di pergelangan tangannya dari hasil runtuhan api.

’’Tidak ada korban jiwa. Namun, ada satu pemilik rumah yang luka terpercik api,’’ ujarnya.

Dia menerangkan, diduga kebakaran tersebut berasal dari konsleting listrik. Pihaknya pun meminta kepada masyarakat untuk lebih waspada akan kebakaran rumah, terlebih di musim kemarau seperti sekarang ini.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler