Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Lima film tentang kisah nabi dan sejarah Isra Miraj bisa ditonton secara nyata menggunakan Virtual Reality (VR). Acara itu diselenggarakan oleh Real Masjid asal Yogyakarta bekerja sama dengan VR Journey dan pihak Museum Jenang Kudus, Jawa Tengah.

Kelima film tersebut yakni Hijrah, Isra&Miraj, Moses, Mecca, dan Mawlid. Kelima film tersebut berdurasi selama 8 menit sampai 12 menit. Kelima filmnya bisa dinikmati di Museum Jenang Kudus mulai Rabu-Jumat (14-16/8/2024).

Biaya per penonton Rp 90 ribu. Nominal itu sudah termasuk biaya masuk Museum Jenang Kudus. Pengunjung bisa datang di tiga hari itu mulai pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB.

Di situ terdapat lima alat VR bewarna putih yang bisa digunakan penonton. Seusai menonton satu film, pengunjung dipersilakan untuk menonton film lain dengan catatan membayar lagi sejumlah Rp 90 ribu per orangnya.

Marbot Real Masjid Yogyakarta Yuscian Wicaksono mengatakan, pihaknya ingin mengedukasi masyarakat tentang sejarah nabi dan Islam menggunakan cara yang lebih menarik. Sehingga penyampaian pesannya bisa mudah dipahami ketika menggunakan visual.

”Kami sudah mengunjungi puluhan kota untuk mengenalkan VR ini. Kami ingin mengedukasi masyarakat dengan cara yang lebih serta menarik karena ada visualisasinya,” katanya, Kamis (15/8/2024).

Pihaknya ingin membuat anak muda lebih percaya dengan hero yang asli dan tidak fiktif. Selain itu, ia juga ingin mengenalkan sejarah nabi dan Islam dengan cara yang menyenangkan.

”Kegiatan seperti ini sedang hits di Jakarta. Jumlah kota yang ingin didatangi sudah ada sekitar 50-an sampai Oktober ini,” sambungnya.

Ia menilai sejak berada di Kota Kretek per kemarin, sudah ada lima orang yang mencoba VR ini. Menurutnya, belum banyaknya peminat dari Kabupaten Kudus yang mencoba VR ini lantaran masih weekday.

”Kalau di tempat lain lumayan ramai. Di Kabupaten Kudus ini belum begitu ramai karena penyelenggaraannya masih weekday,” terangnya.

Ia menjelaskan, teknis pelaksanaan acara ini pengunjung datang ke lokasi Museum Jenang Kudus. Kemudian membayar dan memilih film sendiri dengan menggerakkan kepala atau kornea mata.

”Setelah itu tinggal menonton saja. Durasinya sekitar 8 menit sampai 12 menit per filmya,” imbuhnya.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler