Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Kasus pembunuhan di Desa Toko, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (19/1/2025) dini hari segera diungkap Kepolisian Grobogan.

Pengungkapan kasus tersebut rencananya dilakukan oleh Kapolres Grobogan dalam konferensi pers beberapa hari ke depan. Namun, Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Agung Joko Haryono tak menjelaskan lebih detail.

”Nanti dirilis kapolres ya,” katanya singkat, Senin (20/1/2025).

Jabatan kapolres Grobogan sendiri kini tengah dalam masa pergantian, yakni dari AKBP Dedy Anung Kurniawan kepada AKBP Ike Yulianto Wicaksono. Pada Senin malam nanti juga akan digelar pisah sambut kapolres lama dengan kapolres baru.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga bernama Suwito (57), warga Dusun Bendungan, Desa Kramat, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ditemukan meninggal di rumah milik Rukimin, warga Dusun Paras, Desa Toko, Kecamatan setempat. Diduga menjadi korban pembunuhan.

Korban ditemukan meninggal dengan luka tusuk di dada, Minggu (19/1/2025) dini hari pukul 01.00 WIB. Warga pun menduga pria paruh baya tersebut merupakan korban pembunuhan.

Dalam informasi yang beredar di media sosial disebutkan, pada dada bagian kiri korban terdapat luka tusuk dengan panjang 4 cm dan lebar 1 cm.

Kemudian luka tusuk juga terdapat di punggung telapak tangan dengan panjang 2 cm dan lebar 1 cm. Terdapat pula luka gigitan di lengan tangan kanan.

Pelaku Diduga ODGJ

Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian pun telah menangkap terduga pelaku saat bersembunyi di rumah saudaranya di Kecamatan Brati.

Kepala Desa Toko Edy Riyanto juga membenarkan peristiwa itu. Pihaknya juga memastikan orang yang diduga pelaku pembunuhan sudah ditangkap.

Menurut Edy, terduga pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Sebelumnya, beberapa bulan silam, terduga pelaku juga sempat viral usai mencuri motor milik tetangganya.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler