Warga Baturagung Grobogan Masih Waswas Tanggul Sungai Jebol Lagi
Saiful Anwar
Kamis, 6 Februari 2025 16:54:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Warga Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mengaku masih waswas tanggul Sungai Tuntang jebol lagi. Sebab, saat hujan deras, tanggul masih tergerus.
”Kalau perbaikannya itu sudah selesai. Tapi ya masih waswas. Kalau hujan itu bergerak tanggulnya, perlahan-lahan,” ujar Eko, warga Dusun Mintreng, Kamis (6/2/2025).
Dia pun berharap tanggul benar-benar diperbaiki permanen. Sehingga nantinya tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari.
Eko mengungkapkan, dirinya menjadi salah satu korban banjir dengan dampak paling parah. Sebab, rumahnya dan orang tuanya hanyut ditelan air bah.
”Rumah saya dan bapak saya habis kena banjir akibat tanggul jebol. Motor saya ini tertimbun lumpur sampai atas, hanya tampak spion saja. Habis Rp 500 ribu saya servisikan,” imbuhnya.
Warga Dusun Mintreng lainnya, Suliswanto berujar senada. Dia ingin agar tanggul ditinggikan setiap tahun.
”Harapannya ada peninggian tanggul setiap tahun. Jadi ke depannya aman, tidak limpas atau jebol,” kata dia.
Sementara itu, Kades Baturagung Mubasir menyatakan, para warganya yang terdampak sudah mendapatkan berbagai bantuan. Meski demikian, untuk rumah warga yang hanyut, pihaknya belum mengetahui kapan bantuan uamg tunai dapat tersampaikan.
Desa Baturagung Titik Terparah Banjir...
- 1
- 2



