Viral! Dua Remaja di Grobogan Balap Liar, Berakhir Nyemplung di Sungai
Saiful Anwar
Selasa, 18 Februari 2025 09:56:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Dua orang remaja di Grobogan, Jawa Tengah, nekat mengadu kendaraan roda duanya dengan balap liar di jalan yang dikelilingi persawahan. Sialnya, kegiatan kurang bermanfaat ini harus berakhir dengan nyemplung alias jatuh di aliran sungai irigrasi.
Kejadian balap liar nyemplung ke sungai ini pun terdokumentasikan dan viral di media sosial. Kejadian tersebut diketahui berada di Desa Pilangpayung, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Senin (17/2/2025) sore kemarin.
Dalam video tersebut tampak dua orang remaja memulai start. Kemudian keduanya memacu motor bebeknya hingga kecepatan tinggi. Keduanya tampak hanya memakai kaus dan celana pendek tanpa memakai helm.
Beberapa detik kemudian, diduga karena dari arah berlawanan terdapat pengendara yang lewat, mereka pun hilang keseimbangan hingga terjatuh. Satu di antaranya nyemplung ke sungai irigasi di sisi jalan tersebut.
Dalam video lainnya, remaja yang nyemplung tadi tampak masih bertahan di sungai irigasi. Dia berusaha menyelamatkan motornya yang ikut nyemplung di sungai.
Kemudian, di video lainnya lagi, para remaja dan pemuda bergerombol menjajal motor yang jatuh di darat. Sedangkan, remaja yang jatuh ke irigasi masih belum naik ke daratan.
Menurut Eko warga setempat, para remaja dan pemuda yang berada di lokasi kejadian bukan warga desa setempat. Mereka diperkirakan berasal dari desa sebelah.
”Kalau dari videonya, saya tidak ada yang kenal. Mungkin dari desa lain, karena saya sama sekali tidak kenal mereka. Asing semua wajahnya,” katanya, Selasa (18/2/2025).
Kejadian serupa...
- 1
- 2



