Sempat Dilarang Ibu yang ODGJ, Bocah di Grobogan Ini Kini Bisa Sekolah
Saiful Anwar
Senin, 24 Februari 2025 12:49:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pada akhirnya, ibunya mengizinkan. Akhirnya, bocah ini pun didaftarkan ke SD setempat pada Jumat (21/2/2025).
Sehari kemudian, Sabtu (22/2/2025), bocah ini mulai berangkat sekolah. Sehari-hari, dia diantarkan oleh saudara ibunya ke sekolah. Kebetulan rumahnya sebelahan.
Murianews.com berhasil menemui perempuan yang mengantar jemput bocah itu ke sekolahan, Senin (24/2/2025). Ia mengungkapkan, dirinya sebenarnya sudah mengurusi pendidikan anak dari saudaranya yang lain yang juga ODGJ.
”Ada tiga saudara yang ODGJ. Anak-anaknya mereka ini saya yang urus. Anak ini tidak saya daftarkan sekolah karena awalnya ibunya tidak boleh. Kemarin setelah ibunya boleh, dibujuk oleh perangkat desa, anak ini langsung saya daftarkan,” kata dia.
Karena sudah masuk pertengahan tahun ajaran baru, bocah ini pun sementara tidak memiliki seragam. Seragam barunya akan diberikan beberapa hari ke depan.
”Seragamnya dan alat tulis semuanya diurus Kades (kepala desa). Nanti akan dikasihkan,” kata dia.
Editor: Dani Agus



