Update Pembangunan Sekolah Rakyat di Grobogan, Dinas Infokan Ini
Saiful Anwar
Selasa, 22 April 2025 16:39:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menurut Anang, tidak masalah jika SR berada di daerah pinggiran, atau bukan di perkotaan di kawasan Purwodadi. Dijelaskannya, justru dari daerah pinggiran nanti akan menjadi pusat ekonomi baru.
”Tidak apa-apa. Kalau jadi, buka pengembangan baru. Biar pusat-pusat pertumbuhan muncul di pinggir,” katanya.
Lebih lanjut, Anang menjelaskan, dari informasi yang diterimanya, SR nantinya akan menampung anak miskin. Nantinya, para siswa juga akan diberikan fasilitas untuk boarding atau menginap seperti pesantren.
”Sesuai dengan informasinya begitu (asrama, red). Ini kan untuk menampung warga miskin, jadi pemerintah mau membebaskan warga miskin,” jelas dia.
Sekda Anang menjelaskan, kebijakan tersebut sepenuhnya dari pemerintah pusat. Karenanya, dirinya pun tidak mengetahui alasan mengapa pemerintah tidak memilih mengembangkan sekolah yang sudah ada.
Editor: Anggara Jiwandhana



