Banjir Grobogan, Lansia Ini Hanya Bisa Pasrah Rumahnya Tenggelam
Saiful Anwar
Rabu, 18 Juni 2025 14:17:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Sutaman, kakek berusia 75 tahun, warga Dusun Kedungwungu, Desa Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah hanya bisa pasrah usai banjir menenggelamkan rumahnya, Rabu (18/6/2025).
Kakek dengan sembilan cucu itu mengaku hanya sempat menyelamatkan motornya saat banjir datang. Sedangkan, seluruh rumah dan perabotannya dibiarkan ditelan banjir.
”Perabotan semuanya habis kena banjir,” kata dia.
Sutaman yang kini hidup sendiri itu menyatakan air banjir datang begitu cepat. Dia mengaku tidak tidur sejak hujan deras datang.
”Banjir datang sejak jam setengah dua malam (pukul 01.30 WIB). Datangnya sangat cepat, saya belum tidur. Sejak sore kan hujan deras, jam 7 (19.00 WIB), kemudian jam 10 (22.00 WIB),” bebernya.
Ia menambahkan, rumahnya tergenang hingga 2,5 meter di titik terdalam. Untuk ketinggian rata-rata di lingkungannya sekitar 1,5 meter.
Ke depan, dia pun akan tinggal ke pengungsian bersama sejumlah warga lainnya. Usai banjir besar itu, pemdes langsung mengevakuasi warga ke kantor Balai Desa Tanggirejo.
”Nanti ya ngungsi di Balaidesa,” ujarnya.
Ia mengatakan, banjir kali ini lebih parah dibanding yang terjadi bulan lalu.
Sungai Renggong Melimpas...
- 1
- 2



