Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Seorang perangkat desa di Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tiba-tiba mengundurkan diri. Surat pengunduran diri yang bersangkutan disampaikan per 1 September 2025.

Kepala Desa (Kades) di tempat kerja perangkat itu membenarkan adanya seorang perangkat desa yang mundur. Namun, ia tak menyebutkan detail alasan mundurnya sang perangkat yang sempat jadi bahan perbincangan itu.

Kades hanya menyebutkan, alasan pengunduran diri karena sudah tidak memenuhi syarat sebagai perangkat desa. Dijelaskan, yang bersangkutan sudah 20 tahun menjadi perangkat desa, yakni sejak tahun 2003 lalu.

”Alasannya, karena merasa sudah tidak memenuhi syarat sebagai perangkat. Surat disampaikan per 1 September 2025, dan hari ini disampaikan ke kecamatan,” kata dia dikonfirmasi, Rabu (10/9/2025).

Kades itu menyatakan, mundurnya satu orang itu membuat jumlah posisi perangkat desa yang kosong ada empat. Sebab, pada pengisian perangkat pada 2021 lalu tidak ada yang memenuhi syarat.

”Sekarang ada empat yang kosong, karena dulu saat ada pengisian tidak ada yang masuk,” katanya.

Camat Kradenan Sri Suhartini mengonfirmasi adanya perangkat desa di wilayahnya yang mundur. Namun, ia juga enggan memaparkan lebih jauh alasan pengunduran diri.

”Konkretnya silakan tanya ke kadesnya,” kata dia.

Dispermades Grobogan... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler