Jadi Korban Kebakaran di Hong Kong, PMI asal Grobogan Belum Ditemukan
Saiful Anwar
Senin, 1 Desember 2025 14:35:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dikabarkan ikut terdampak dan menjadi korban kebakaran besar di Hong kong.
PMI itu diketahui bernama Yasmiati, warga Dusun Plosorejo RT 01 RW 04, Desa Guyangan, Kecamatan Godong.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan Teguh Harjokusumo mengatakam, pihaknya masih terus memantau perkembangan terkait insiden kebakaran di kawasan Tai Po, Hong Kong itu.
Teguh menyatakan, pihaknya telah menerima laporan resmi dari PT Pelita Karya Juhari (PKJ) selaku perusahaan pengirim. Ia menegaskan pemerintah daerah mengikuti setiap perkembangan kebakaran tersebut.
”Kami sudah berkoordinasi dengan PKJ dan memastikan atas nama Yasmiati, sampai saat ini masih dalam proses pencarian oleh otoritas Hong Kong,” jelas Teguh, Senin (1/12/2025).
Dalam laporan resmi PKJ, disebutkan ada dua pekerja migran dari PKJ. Satu warga Grobogan, satu lainnya yakni PMI asal Pati bernama Supartini.
”Supartini telah ditemukan dan kini menjalani perawatan intensif di ICU,” katanya.
Informasi Berkala...
- 1
- 2



