Puluhan Meter Daratan di Pesisir Prawehan Jepara Lenyap Digerus Abrasi
Saiful Anwar
Selasa, 2 Desember 2025 16:45:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Pesisir di Pantai Prawehan, Desa Bandengan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) terus digerus abrasi. Hingga saat ini, puluhan meter daratan sudah lenyap.
Realita itu disampaikan Petinggi Desa Bandengan Sumadi, saat agenda bupati ngantor di desa, yang dilaksanakan di Pantai Prawehan, Selasa (2/12/2025).
Pantauan Murianews.com di lokasi, terdapat beton kelontong dijadikan pagar laut di bibir pantai. Beton yang diisi dengan bebatuan itu merupakan upaya warga menjaga daratan agar gerusan abrasi tak semakin parah.
”Sudah setahun terakhir abrasi berlangsung,” sebut Sumadi kepada Murianews.com.
Sumadi menyebutkan, saat ini daratan yang sudah lenyap sepanjang 20 meter dengan lebar 3 meter. Jika kondisi ini dibiarkan, warga khawatir daratan yang terkikis akan semakin luas. Imbasnya, jalan yang menjadi akses warga dan wisatawan akan turut hilang.
”Saya harap pak bupati bisa membangun dinding penahan ombak. Selain untuk penahan abrasi, juga bisa dipakai tambatan perahu. Kalau dibiarkan, akan semakin parah abrasinya,” ucap Sumadi.
Menanggapi keluhan itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo belum bisa menjanjikan banyak hal. Wiwit mengaku sudah mengajukan anggaran penanganan abrasi di Kota Ukir kepada pemerintah pusat.
Hanya saja, kata dia, anggaran pemerintah pusat masih difokuskan untuk program-program strategis. Seperti program makan bergizi gratis (MBG), sekolah rakyat, Inpres Jalan Daerah (IJD) atau irigasi untuk ketahanan pangan.
Menggunakan APBDes...
- 1
- 2



