Kebakaran sekitar pukul 19.52 WIB itu diduga dipicu oleh lilin yang dinyalakan saat terjadi pemadaman listrik.
Saat itu, Munawar menyalakan lilin dan meletakkannya di atas meja, kemudian ditinggal untuk melaksanakan salat Tarawih.
Junaidi yang merupakan adik korban, menjelaskan, dirinya baru saja selesai melaksanakan salat Tarawih ketika melihat rumah kakaknya sudah dalam kondisi terbakar.
Kejadian itu lalu dilaporkan ke petugas. Begitu tiba, petugas langsung melakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.
Dalam kejadian tersebut, kerugian pemilik rumah sekitar Rp 50 juta.
Murianews, Grobogan – Kebakaran menghanguskan sebuah warung kelontong dan sebagian rumah di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Kamis (5/3/2026) dini hari.
Kerugian dalam kebakaran rumah milik Yatin (58) di Jalan Soponyono VII itu sekitar Rp 100 juta.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Grobogan, Sulardi menjelaskan, awalnya pemilik rumah, Yatin, terbangun setelah mendengar suara gaduh seperti benda teebakar dari arah luar rumah.
Saat memeriksa sumber suara, ia mendapati warung kelontong miliknya sudah terbakar.
"Pemilik rumah sempat meminta bantuan warga sekitar yang kemudian berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum armada pemadam tiba," ujar Sulardi.
Kronologi kebakaran...
Ia menjelaskan, laporan kebakaran masuk ke Pos Induk Purwodadi beberapa saat kemudian. Tim pun langsung meluncur ke lokasi.
"Petugas kami langsung meluncur setelah laporan diterima. Tim langsung melakukan tindakan pemadaman agar api tidak merembet ke seluruh bangunan rumah," tambahnya.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan proses pendinginan dan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Ia membeberkan, kebakatan diduga kuat dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
"Bangunan utama rumah beserta isinya berhasil diselamatkan," katanya.
Mundur beberapa jam sebelumnya, sebuah rumah milik Munawar di Dusun Sendang Suro, Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, terbakar pada Rabu (4/3/2026) malam.
Penyebab kebakaran...
Kebakaran sekitar pukul 19.52 WIB itu diduga dipicu oleh lilin yang dinyalakan saat terjadi pemadaman listrik.
Saat itu, Munawar menyalakan lilin dan meletakkannya di atas meja, kemudian ditinggal untuk melaksanakan salat Tarawih.
Junaidi yang merupakan adik korban, menjelaskan, dirinya baru saja selesai melaksanakan salat Tarawih ketika melihat rumah kakaknya sudah dalam kondisi terbakar.
Kejadian itu lalu dilaporkan ke petugas. Begitu tiba, petugas langsung melakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.
Dalam kejadian tersebut, kerugian pemilik rumah sekitar Rp 50 juta.