Sempat Dioperasi, Dua Korban Pembacokan di Grobogan Segera Pulang
Saiful Anwar
Selasa, 31 Maret 2026 16:19:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Dua korban pembacokan di Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sempat dioperasi di RSUD Purwodadi.
Namun, keduanya dan korban lainnya akan segera diperbolehkan pulang. Kedua korban yang sempat dioperasi yakni Markini (63) dan Darsih (63).
”Darsih luka robek di leher dan pipi kanan. Markini patah tulang kanan,” ujar Humas RSUD Purwodadi Eros Budi Setiawan, Selasa (31/3/2026).
Eros menambahkan, kondisi keduanya dan tiga pasien lainnya korban pembacokan terus membaik. Adapun tiga pasien lainnya, yakni Nyami (66), Karni (80), serta ayah kandung pelaku sendiri, Suroto (65).
Lebih lanjut, Eros berujar, diperkirakan sore ini para korban itu sudah bisa dipulangkan.
”Sore ini, mungkin habis Maghrib pulang,” imbuhnya.
Sementara, pelaku S dirawat di bangsal jiwa RSUD Purwodadi. Ia memang memiliki riwayat gangguan jiwa.
Sebagaimana diberitakan, seorang pemuda berinisial S, warga Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan mengamuk dan membacok enam orang.
Pelaku Marah-Marah...
- 1
- 2



